Indonesia is a country in South East Asia. Indonesia which comprises of 17.508 islands, and the biggest one is Borneo. Indonesia has 33 provinces. With a population of around 238 million people, it is the world’s fourth most populous country, and has the world’s largest population of muslim. The rate of population growth in Indonesia has increased because many people believe that having a lot of children make them rich, free sex become a lifestyle, and the increasing number of facilities, qualities, and services in hospitals.
Firstly, many people believe that having a lot of children make them rich. Javanese people believe this. It doesn’t matter if they are rich or not, having a lot of children it’s a pride for them. When Suharto lead the country, many people have a lot of children because the cost of living is still cheap and food production is still in control. Indonesia has the largest population of muslim, so that they hold on to Islam’s rules. Islam forbid using birth control/family planning (keluarga berencana – Indonesia) with device, drugs or operation. Islam suggest and command to have a lot of children. Moreover using birth control such as device, drugs and surgery for control the birth causes forgetful, headache, spots at skin or face, impaired renal function, infection, bleeding and pregnancy could happen even using device. Since Indonesia has used birth control/family planning, the birth rate has dropped from 5.6 births per woman to 3.0 between 1971 and 1991.
Secondly, Indonesian people have similar culture with other Asians countries. Eastern culture were based on religious teaching, it’s very different from western cultures which based on materialism only. Indonesian people are very polite, religious, but over the time Indonesian people turn to follow western culture and forget their own culture. Many people in Indonesia think western culture is better than eastern culture, because they live freely, adopt liberalism, have no prohibition. In order that, psychological factors and the advancing of technology affecting Indonesian people. Example teenagers, they are very curious with anything especially sex. This is very natural and it would happen to all teenagers. Increasing proclivity in sex and having sex made them search far information about it and the advancement of technology is the greatest solution. Nowadays, having sex among adolescents it’s usual. Many people got married under 20 because they already have baby before marriage. They didn’t continue their schooling to take care of baby. They still dependent on their parents, because they dont work. This new social trend was causes of population explosion in Indonesia.
Thirdly, Indonesian hospital made some progress especially in facilities, qualities, and services. Nowadays, public has been aware about the importance of health. They trusted to check them up in hospital, so that the number of death decreased. People have concerns about surviving daily living. They need food, water and housing. Formerly, access to safe drinking water was related to the incidence of epidemic diseases such as cholera and child survival. Before 1990’s less than 50% of the population had access to safe drinking water. More than half of the developing world's population will be living in urban areas by the end of the century. This growth outstrips the capacity to provide housing and services for others. Now, government trying to improve public health by getting rid of poverty, ending malnutrition, improving food supply, and providing adequate housing coincide at all points with those required for balanced population growth. The advances of medical technology help a lot of children's lives who could not survive from common diseases like measles or flu. People were able to fight and cure deadly germs that once killed them. Vaccinations and antibiotics could protect people from infectious. Progress in medical science has a great effect on the population of most nations of the world. Because of improved health and medical knowledge and because of better health and medical practices, disease was less and the death rate was decrease.
In conclusion, population in Indonesia has increased every year. Escalation population in Indonesia is caused by the belief that having a lot of children make people rich, the condition where free sex become a lifestyle and the increasing number of facilities, qualities, and services in hospitals. Population explosion in Indonesia can be controlled if the government pays much attention and takes this case seriously.
Sources
1. countrystudies.us/indonesia/32.htm
2. Hurlock, Elizabeth B. Psikologi perkembangan, Jakarta: Erlangga, edisi kelima.
3. http://arrahmah.com/index.php/read/416/hukum-islam-tentang-kontasepsi
4. http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100216060733AAOZv1
5. http://indonesia.faithfreedom.org/forum/dalam-islam-kb-keluarga-berencana-dilarang-t28895
6. http://kompasiana.com/post/4cd6a3ba8ead0ea0082a0800
7. http://www.indexmundi.com/indonesia/population_growth_rate.html
8. http://www.munfw.org/archive/45th/ecosoc2.htm
9. http://www.yale.edu/ynhti/curriculum/units/1998/7/98.07.02.x.html
10. www.google.com
11. www.hapies.multiply.com
12. www.wikipedia.com
Senin, 25 Juli 2011
Jumat, 22 Juli 2011
Liburan bareng Sejarah Non-Reg 2010
Foto diambil pas kita liburan tanggal 4 s/d 6 juli 2011 di villa alfa resort, ciburial, puncak. liburan yang cukup mengasyikan, walaupun kebanyakan sibuk sama urusannya sendiri-sendiri (termasuk gue hehe). walau begitu, gue terutama pengen banget bisa liburan lagi bareng anak-anak (re:sejarah nr) hehehe :D
Nah! sekarang gue mau ngeshare liburan gue yang amat berkesan ini (yaaak lebay dikit, gak masalah)
Jadi gini, acara liburan ini diketuai oleh Ayu Ambarwati, cewe lo bayangin cewe yang ngatur semua ini weeew now world in our hand (woman) watch out dude! hehehe. dan banyak orang lagi yang jadi pengurus cuma gue lupa siapa aja, dan sayangnya gue gak dipilih jadi pengurus, poor me. lanjuuuut... kita kesana naik mini bus tni AL eh apa AU ya gue juga lupa (maklum kadang ingatan gue yang kayak gajah kurang berfungsi secara optimal), ngumpul di halte bus unj jam 9 dan jam setengah 10 an kita baru berangkat dari Rawamangun. waktu yang ditempuh sekitar kurang lebih 3 jam-an, sampe-sampe zuhur. sesampainya kita disana... pertama-tama kita rada takjub sama villa yang kita tempatin, gede book haha terus kita milih kamar deh. pembagiannya gini, dilantai teratas itu dihuni sama perjaka-perjaka nah 2 kamar sisa nya buat perawan-perawan cantik. kebetulan diatas ada 3 kamar kalo dibawah 2 kamar, dan kebetulan juga kamar yang dihuni sama cewek-cewek kasurnya king bed gitu jadi muat deh buat badan kita yang langsing-langsing ini. dikamar gue sendiri dihuni sama 8 orang (Aem, Aju, Dina, Ferrika, Ires, Kurnia, Suci dan Syifa) sedangkan dikamar sebelah dihuni sama 6 orang (Ayu, Dinnah, Erna, Lilis, Rahayu dan Ula) . kalo yang cowok-cowok gue gak ngerti deh gimana pembagiannya.
Selama disana kita ngadain beberapa acara seru dan agaknya penting. pertama, pertandingan badminton.
Dan yang kedua, renungan malam, diacara ini banyak yang ngeluarin uneg-uneg mulai dari siapa orangyang disebelin dikelas + yang disuka dikelas dan alasannya sampai-sampai ada yang orasi sambil joget hahaha tapi karena emang kita anak sejarah atau emang anak-anaknya suka debat diakhiri dengan perdebatan yang agaknya seru tapi debat itu cukup ngebuat gue ngantuk dan bete hahaha, di renungan malam ini juga si ketua ngeluarin uneg-unegnya tentang pelaksanaan acara ini sampe perincian biayanya (nice huh?! berarti praktek korupsi gak berlaku dikelas kita haha amin!)
Waktu berjalan sangat amat cepat banget (lebay lagi), tiba-tiba kita udah di hari ketiga yang artinya this is the last day of our vacation aaaah gak pengen pulang! itu yang kita rasain. yang cowok-cowok masih pengen main billiard yang cewek-cewek masih pengen ngerumpi, main kartu dll dsb hahaha.
Dengan berat hati, berat badan, berat semua-muanya kita pergi meninggalkan villa. kita turun ke villa tjokro (soalnya disitu ada parkiran yang besar yang bisa dibuat puteran sama si bapak supir, soalnya jalan ke villa kita kecil plus berliku-liku, track yang agak susah buat mini bus) ternyata si bapak belum dateng juga kita nunggu kurang lebih 2 jam, si bapak supir dan bus kece nya dateng sekitar jam setengah 3 an. sampai-sampai kita diajak foto sama om-om asal negri jiran, gue baru tau kalo daerah situ (re:ciburial) itu kampung arab pantesaaaan banyak banget orang-orang berhidung mancung berjanggut berbadan onta mondar-mandir -,- dan sepertinya om-om itu suka sama temen-temen gue yang pake jilbab hahaha sotil aja dulu. finally, kita sampe di Rawamangun sekitar jam setengah 6 sore. setelah mengucap salam perpisahan gak sampe 10 menit anak-anak sudah mabur, ada yang pulang kerumah, ke kost an dulu, ada yang makan di blok m dulu. well, this the end of the story not too bad but not good anyway hehehe. overall gue suka, seneng liburan bareng mereka dan gak sabar buat nunggu liburan tahun depan sama anak-anak sejarah nr 2010 :)
Label:
liburan,
sejarah nr 2010
Lokasi:
Ciputat, Indonesia
Rabu, 20 Juli 2011
dance742010
ada beberapa hal yang gue kangenin dari Sma, salah satunya grup tari yang satu ini. terdiri dari 4 orang cantik nan sexy juga pintar dan baik hati, ki-ka: pravita putri, windy violeta, gueh dan yang dibawah itu agnesia juliana. sejarah grup ini tuh puanjaaang kayak rel kereta api yang sampe sekarang gue belum nemu ujungnya (yang ini berlebihan haha). nah! awalnya tuh gue sama temen-temen gue gak ikutan extra kulikuler dance disekolahan tapi emang pada iseng, pecicilan, gak bisa diem akhirnya kita mulai latihan dance disekolah. kenapa harus dance yang notaben nya tari modern? kenapa gak tari daerah? yaa biarlah itu jadi misteri kita hahaha. oia, tadinya kita ber 6 ditambah gebeh dan nita.
kita mulai latihan diruangan kelas awalnya tanpa musik, pake gerakan yang dibuat windy dan kakaknya. terus mulai latihan di rumah vita, dirumah gue, dirumah windy karena cape kita latihan dikelas lagi pas pulang sekolah itu juga sampe debat dulu sama tukang bersih-bersih sekolah. karena kita latihan dance otomatis harus ada musik dong, sialnya kita gak boleh minjem radio sekolah, kenapa? yaa itu dia kita kan ilegal. muter otak muter otak akhirnya setiap latihan disekolah si windy harus bawa radionya pulang latihan kita ber 6 harus nenteng-nenteng radio tsb.
sepintar-pintarnya si ijah nyembunyiin bangkai pasti kecium juga, itu pepatah yang pas buat kita ber 6. ketika kita lagi asik latihan di sos 3 yang sekarang jadi ruang apaan tau gue lupa, gue sempet ngeliat tuh ada 2 orang yang lewat sambil ngintip-ngintip. deng deng deng deng... tiba-tiba braaak! kita digerebek kayak bences-bences di taman lawanng. muka gak karuan, badan gak karuan begitu juga perut gak karuan. dipanggillah temen gue si vita sama kakak-kakak kelas yang cantik-cantik itu terus mereka marah-marah, marah-marah dan marah-marah. kebetulan juga ada kakaknya windy yang sengaja dateng dari Sma Kartika buat ngelatih kita-kita yang otaknya rada bebel hehehe. kakaknya windy aja kena semprot. than, kita sempet ngedown, takut kalo kekantin ke kamar mandi dll. pada suatu hari kita dipanggil kakak kelas, disuruh ngedance di depan angkatan mereka sambil diomel-omelin, kena lirikan-lirikan tajem pedes sekaligus nusuk dari kakak kelas, dapet caci maki juga. huah kenyang deh... dari situ kita gak pernah latihan disekolah lagi hehehe.
pada bulan desember, kebetulan 74 ngadain cup (altilery cup 2, yang diselenggarain di gor cilandak). kita diminta ngedance disana sama kakak-kakak kelas. perasaan campur aduk, takut, seneng, takut lagi, seneng lagi, nano-nano lah pokoknya. kita rajin latihan, bikin kostum yang lagi-lagi di rumah windy (soalnya nyokapnya bisa jahit hehe), marahan, berantem, ketawa-ketiwi, berantem lagi. h-1 pas kostum udah kelar, gerakan udah lumayan daripada lumanyun, ada satu kendala lagi yaitu lagu soalnya lagu kita itu di kaset dan kata kakak-kakak itu gak bisa pake kaset kecuali kita bawa alat pemutarnya sendiri. alhasil kita panik. kelimpungan, sepulang sekolah (kebetulan hari itu hari jumat) kita jalan ke daerah radio dalam buat mindahin lagu yang ada di kaset ke dvd. di hari yang indah itu kita banjir-banjiran, berantem gara-gara hal sepele, kelaperan, cape, badan gatel-gatel, lepek, baju basah semua huhuhu tedih anged. keesokan harinya kita dateng dari pagi hari, latihan lagi di ruangan sempit yang mesti berbagi sama saman dan anak-anak 'dance yang asli'. tiba-tiba kita dikabarin sama panitia, gak bisa pake ini dek (kaset) alamak! kita kelimpungan untuk yang kedua kalinya akhirnya kita keliling, dibagi 2 kelompok tapi tetep gak ada yang minjemin radio yang bisa muter kaset. tinggal 15 menit sebelum tampil dan kita belum ngapa-ngapain dengan kekuatan cinta dan kasih sayang huahaha kita langsung dandan, pake kostum dan latihan. pas diakal-akalin ternyata bisa juga diputer tu sama abang-abang, sialan! dia ngerjain kita!!! pas kita dipanggil, jantung berdegup kuenceeeeeng banget keringet ngucur, make up luntur, mana lagunya jadi ngelantur tapi kita tetep ngedance dengan gerakan yang masih pas-pasan. huaaah...
pada akhirnya, kita disuruh ikut exkul dance dan aktif pas kelas 2 tapi cuma gue vita windy dan agnes. dari modern dance sempet berubah aliran ke tari betawi terus ke modern dance lagi. pas kelas 2 datenglah beberapa orang yang cukup meramaikan dance 74 tapi mereka gak bertahan lama, karena ada 1 2 hal. tapi kita dibantu orang-orang hebat, dimas dan err juga teman-teman sejawat senasib sepenanggungan yang selalu support kita everywhere and anywhere. sampai pada akhirnya kita harus meninggalkan kegiatan yang sangat amat super duper menyenangkan ini, itu tuh gara-gara uan sm uas juga ujian praktek. sial!
yak itu sepenggal cerita dari grup dance 74 angkatan 2010, yang sangat amat kentang kurang renyah dan gurih. maklum akika newbie, gak ngerti cara nulis yang bagus hehe. inti dari tulisan ini sebenernya... mau nunjukkin kalo gue kangen banget sama kegiatan yang satu ini, yang gak bisa gue lakuin lagi sekarang hiks hiks :'( hehe.
Langganan:
Postingan (Atom)



